Masih dalam rangka Haul Almaghfurlah KH. Ali Shodiq Umman. Menjadi seorang tokoh panutan adalah tugas yang berat bagi seorang manusia. Karena apapun yang di lakukan menjadi tolak ukur dari sebuah hukum agama apakah di perbolehkan apa tidak. Masyarakat lebih senang melihat apa yang di lakukan para sholihin, dan menganggap hal itu sebagai sebuah perbuatan yang bersumber dari dalam agama. Minat baca mereka lemah, sehingga apapun yang beliau lakukan meski harus sangat- sangat hati, biar tidak menimbulkan tafsir yang macam-macam di masyarakat yang sangat plural di daerah situ. Pernah pada waktu itu menurut cerita yang berkembang, di saat masyarakat kesulitan ekonomi dan perjudian merajalela, SDSB (baca: perjudian halal ala pemerintah pada saat itu) sedang marak, ada orang dari kalangan abangan sowan dan menanyakan “nomor judi” yang jitu pasti keluar pada undian. Maka beliau ghodob (baca: marah besar) dan menyuruh pulang orang tersebut. Tapi justru marah beliau di tafsiri dengan “nomo...
Komentar
Posting Komentar