Mengenang sang Guru Mulia bagian 4
Di pondok Ngunut saya termasuk salah satu santri yang gemar menulis khat (kaligrafi) bersama kang Tamami Hm, Maskur, Buyamin, bersama guru kaligrafi ternama di pondok itu yakni Ustadz Fauzan dari Nganjuk....sebenarnya tulisanku tidak sehebat temen2 khatat yang lain, tetapi karena oleh temen sekelas "menganggap" tulisanku rapi maka aku tergerak untuk diajak mendalami khat pada guru Ustadz Fauzan di PP Riyadlatul 'Uqul Dsn Bandungsari, Ds. Bandung Kecamatan Gringging Nganjuk. Waktu itu menjelang puasa, jadi kami "pasan kaligrafi" bukan kitab Ada anak tiga yang berangkat, saya kang Mundzir dari Sumberejo Kulon dan kang Mas'ud dari Blitar... Sebelum berangkat kami berpamitan dulu kepada Hadratus Syeikh, karena kecilnya nyali kami tidak berani sowan resmi di dalem, tetapi kami bertiga menunggu di masjid selepas sholat ashar berjamaah, kemudian setelah beliau selesai wiridan dan beranjak pergi ke dalem sesegera kami menghadangnya untuk berciuman tangan, seraya ...